Al Kausar Boarding School Sukabumi meresmikan Habibie Corner pada Selasa, 23 Desember 2025 di salah satu ruangan Perpustakaan Al Kausar. Inisiatif ini lahir dari inspirasi teladan B.J. Habibie yang konsisten menyelaraskan IMTAQ (iman dan takwa) dengan IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi) untuk kemajuan bangsa. Didesain sebagai ruang belajar, eksplorasi gagasan, dan penumbuhan karakter ilmuwan berintegritas, Habibie Corner menjadi landmark baru literasi dan riset di lingkungan sekolah.

Habibie Corner diresmikan oleh pimpinan yayasan, manajemen, kepala sekolah, guru, wali asuh, siswa, orang tua dan alumni Al Kausar Boarding School serta perwakilan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi. Acara kian istimewa dengan kehadiran Prof. Dr.-Ing. Ilham Habibie, M.B.A., putra Presiden ke-3 RI B.J. Habibie, yang memberikan dukungan dan apresiasi langsung. Beliau menegaskan bahwa sudut baca kecil dapat tumbuh menjadi ruang, rumah, kota, bahkan memberi dampak bagi negara dan dunia—pesan yang sejalan dengan visi Habibie Corner: mengasah talenta siswa agar melahirkan karya terbaik bagi bangsa.
Program ini digagas oleh Dr. Diwangkoro A. Ratam, M.B.A., Ketua Yayasan Al Kausar, sebagai aksi nyata membuka akses ilmu, memantik semangat belajar, dan menumbuhkan keberanian bermimpi. Ke depan, Habibie Corner akan mengkurasi koleksi buku teknis dan biografi tokoh, arsip multimedia, serta agenda mentoring, book discussion, dan mini research. Seluruh aktivitas dirancang untuk melatih berpikir sistematis, kolaboratif, dan beretika; memadukan ketajaman analitis dengan kepekaan spiritual—substansi yang selalu ditekankan Habibie.
Nuansa budaya ilmiah terasa dalam penampilan puisi “Sumpahku” karya B.J. Habibie serta lagu yang merefleksikan kisah cinta Habibie–Ainun, menghadirkan perpaduan hangat antara logika, estetika, dan nilai keteladanan. Bagi pengunjung perpustakaan, Habibie Corner bukan sekadar pojok baca, melainkan ekosistem pembelajar: tempat merancang ide, mendokumentasikan eksperimen, dan mempresentasikan hasil riset kecil-kecilan.
Dengan peresmian ini, Al Kausar meneguhkan misinya mencetak generasi berkarakter, religius, dan inovatif. Dari sebuah sudut perpustakaan, lahir harapan besar: siswa yang mencintai ilmu, berani berkarya, dan siap memberi manfaat seluas-luasnya—sebagaimana jejak keteladanan B.J. Habibie.




