Hari Sumpah Pemuda ke-98 membawa semangat persatuan yang terus hidup di lingkungan Al Kausar Boarding School. Peringatan tahun ini mengangkat slogan inspiratif yakni “Satu Sumpah, Satu Semangat, Sejuta Aksi Nyata!”. Seluruh sivitas akademika memaknai momen ini bukan sekadar mengenang sejarah masa lalu semata. Sebaliknya, para siswa menghidupkan semangat persatuan tersebut dalam setiap langkah dan karya nyata sehari-hari.
Di lingkungan Al Kausar Boarding School, para santri datang dari berbagai latar belakang daerah di Indonesia. Mereka berasal dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga berbagai penjuru Nusantara lainnya.
Merajut Keberagaman Nusantara di Lingkungan Asrama
Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, para siswa bertemu, belajar, dan tumbuh bersama di satu rumah pendidikan. Kehidupan berasrama mengajarkan mereka bahwa keberagaman latar belakang daerah bukanlah sebuah penghalang untuk maju. Justru, perbedaan tersebut menjadi kekuatan besar untuk saling mendukung dalam meraih cita-cita tertinggi.
Selain itu, pemuda-pemudi Al Kausar siap membuktikan kiprah nyata generasi muda Muslim Indonesia. Mereka berdiri tegak di garda terdepan untuk mendorong kemajuan bangsa yang berdaulat. Semangat ini selaras dengan prinsip beriman dalam langkah, berilmu dalam berkarya, dan berkarakter dalam memimpin.
Implementasi 7 DNA Al Kausar bagi Generasi Muda
Lebih lanjut, pihak sekolah menanamkan tujuh nilai utama yang bernama 7 DNA Al Kausar kepada seluruh peserta didik. Ketujuh pilar ini meliputi Habibie Legacy yang berpikir visioner, kekuatan IMTAQ, serta keunggulan IPTEK yang solutif. Di samping itu, sekolah juga mengembangkan aspek seni budaya, kepemimpinan melayani, kepedulian lingkungan, serta wawasan global.
Oleh karena itu, semangat Hari Sumpah Pemuda meneguhkan identitas siswa yang berakar pada iman dan unggul dalam IPTEK. Melalui pembinaan terpadu di Instagram Resmi Al Kausar, sekolah terus mencetak generasi muda yang berdampak positif bagi dunia.



