Tausyiyah Ramadhan Spesial dari Syeikh Rabi Ismail Sayyid Ahmad As Subki

Bulan Ramadhan yang istimewa ini, Al Kausar Boarding School mendapatkan tamu istimewa. Pada hari Rabu, 12 Maret 2025 yang juga bertepatan dengan 12 Ramadhan 1446 H, Syeikh Dr. Rabi Ismail Sayyid Ahmad As Subki, dosen Al Azhar Cairo dan Anggota Majelis Riset Islam Provinsi Daqhiliyyah Mesir yang sedang bertugas di Indonesia, berkunjung ke Al Kausar Boarding School. Kunjungan ini dilakukan dalam rangkai beliau ingin melihat langsung beberapa lembaga pendidikan dan kehidupan keberagamaan masyarakat Indonesia.

Selama di Al Kausar, beliau didaulat untuk memberikan tausyiyah kepada seluruh guru dan siswa-siswi Al Kausar di masjid Asy Syifa. Selain itu beliau juga berkanan menjadi imam Shalat Fardhu dan Shalat Tarawih.

Sambutan Headmaster Al Kausar, Bpk Supriyatin, S.Si., M.Pd.
Ustad Ikram Muttaqin Menjadi Penerjemah

Dalam tausyiyah yang berlangsung kurang lebih 90 menit, Syeikh mengingatkan tentang waktu turunnya Al Qur’an, keutamaan Al Qur’an, keutamaan belajar Al Qur’an dan keutamaan memiliki akhlak Al Qur’an. Poin penting disampaikan oleh Syeikh berkaitan dengan keutamaan mempelajari Al Qur’an adalah bahwa orang yang belajar Al Qur’an dapat menjadi sarana Allah memasukkan kedua orang tuanya ke dalam surga dan dipakaikan kepada keduanya pakaian yang harganya lebih dari dunia dan seisinya. Selain itu, orang yang menghafal Al Qur’an juga akan memakaikan mahkota kepada kedua orang tuanya. Mahkota yang cahayanya lebih terang dari cahaya matahari. Karenanya Syeikh mengingatkan kepada semua yang hadir untuk rajin mempelajari Al Qur’an, karena Al Qur’an dapat memberikan pengaruh besar kepada manusia (yang beriman maupun kafir), memberikan pengaruh kepada hewan dan kepada benda-benda lainnya.

Menghiasi diri dengan akhlak Al Qur’an menjadi tema pada segmen terakhir tausyiyah yang disampaikan Syeikh, hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Bunda Aisyah bahwa akhlak Rasulullah adalah Al Qur’an. Rasulullah adalah Al Qur’an yang berjalan.  Syeikh mengingatkan agar siswa menampilkan ahlak mulia kepada kedua orang tua dan kepada guru-gurunya.

Semua siswa antusias menyimak tausyiyah syeikh, saat diberikan kesempatan untuk berinteraksi mereka juga memberikan pertanyaan kepada Syeikh seputar kehidupan mereka sebagai remaja. Bahkan setelah acara selesai, masih ada yang menyampaikan pertanyaan secara online. Tepat pukul 17.30 acara tausyiah diakhiri, semua peserta persiapan untuk mengikuti ifthar jama’i dan shalat maghrib berjamaah.

Selesai shalat tarawih, semua menyalami syeikh dan melepas kepergian beliau dari Al Kausar. Kebersamaan dengan ulama, walau sebentar, memberikan kesan dan bekas yang istimewa.

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top