Selasa, 19 Januari 2021 siswa-siswi kelas 7 dan 8 dikenalkan dengan program AKM ( Asesmen Kompetensi Minimum ) sebagai kelas UN. Kegiatan sosialiasi AKM diselenggarakan dalam model kompetisi antar kelompok. Dengan ini diharapkan siswa dapat melihat kriteria apa saja yang harus dikuatkan dalam setiap pembelajaran.

Sebagai langkah awal siswa dibagi dalam 13 kelompok dari 68 siswa yang hadir secara langsung dalam kegiatan pembelajaran lintas mata pelajaran ini. Pengambilan nomor peserta secara acak (diundi) sehari sebelum kegiatan.

Tiga pos dirancang sebagai representasi kompetensi yang akan diukur dalam AKM yang mencakup pos NUMERIK (Pak Wahyu, Pak Ade, Bu Velly Octavia dengan lokasi di lapangan basket), pos LITERASI  (Bu Rahmah, Bu Windarningsih, Pak Bahar Sungkowo dengan lokasi di Auditorium) dan pos SAINS (Pak Dian, Bu Citra, Pak Aji dengan lokasi di Gazebo). Di masing-masing pos tersedia paket soal 6 nomor dengan tipe soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, uraian, menjodohkan dan memberikan alasan dari setiap jawaban (kemampuan menalar) melalui presentasi hasil kerja kelompok di depan guru penguji / petugas pos. Durasi pengerjaan dan pembahasan setiap pos 30 menit dengan perpindahan antar pos 5 menit.

Di awal kegiatan siswa kelas 8 dikumpulkan di Auditorium untuk mendapatkan sosialisasi AKM dari Bu WIndarningsih dan siswa kelas 7 dikumpulkan di lapangan basket untuk mendapatkan sosialisasi AKM dari Pak Aji dengan tetap menggunakan prosedur protokol Covid 19 (3M). Siswa yang diberikan pengarahan mengenai tujuan pembelajaran berbasis kelompok, susunan anggota kelompok, dan rute perjalanan antar pos tiap-tiap kelompok. Siswa kelas 8 (34 siswa) terbagi ke dalam 6 kelompok dalam kelompok 1, 2, 3 untuk putri dan kelompok 7, 8 dan 9 untuk putra. Sedangkan siswa kelas 7 (34 siswa) terbagi ke dalam 7 kelompok yaitu kelompok 4, 5,6 untuk putri dan kelompok 10,11,12,13 untuk putra.

Kegiatan lintas pos berakhir jam 10.00 dan seusai istirahat siswa menuju kelas masing-masing untuk mengerjakan soal post test on line secara individu. Sementara itu petugas penjaga POS yang melakukan kalkulasi penilaian kinerja kelompok dan membuat rekapitulasi skor untuk menentukan kelompok terbaik putra kelas 7 dan kelompok terbaik putra kelas 8 serta kelompok terbaik putri kelas 7 dan kelompok terbaik putri kelas 8. Pasca ishoma seluruh siswa berkumpul kembali di Auditorium untuk refleksi pembelajaran dan disampaikan hasil capaian kerja kelompok. Shera dan kawan-kawan mencapai skor tertinggi untuk kelompok putri kelas 8 dengan rerata skor 95. Fathya dan kawan-kawan juga mampu meraih rerata skor 95 untuk siapkan pelayanan yang terbaik di kelas 7 putri.Kelompok putra, kelompok siswa kelas 8 yang dimotori Ahmad Ali Gasim juga mampu meraih skor rerata tertinggi 95, sedangan siswa kelas 7 ( Nabil dan kawan-kawan) harus puas dengan capaian skor rerata 86,67. Meski demikian skor yang diperoleh tim ini ternyata yang terbaik untuk kelompok kelas 7 putra.

Pengumuman kelompok terbaik menjadi tanda berakhirnya kegiatan pembelajaran tematik lintas mata pelajaran di hari Selasa 19 Januari kemarin. Segenap guru pengelola kegiatan mengingatkan untuk tetap semangat belajar dan menjaga stamina serta protokol kesehatan dengan harapan semoga pandemi Covid19 segera berlalu. (amam)