ALKA – Berangkat dari kenyataan memprihatinkan bahwa budaya Sunda yang kian ditinggalkan masyarakat Jawa Barat, SMA Insan Cendekia sebagai bagian dari lembaga pendidikan yang berdomisili di tatar Sunda merasa prihatin dan berupaya untuk ikut berkontribusi kepada masyarakat Jawa Barat melestarikan budaya & seni Sunda. Al Kausar sadar bahwa budaya Sunda sarat dengan nilai-nilai kearifan global yang harus terus dipelihara.

Rabu, 4 September 2019 seluruh siswa SMA Insan Cendekia Al Kausar yang berjumlah 164 orang beserta 19 orang guru terlibat dalam kegiatan Alka Nyunda, yang terdiri dari 2 agenda utama; Belajar Bahasa & Pentas Seni. Alka Nyunda 2019 dibuka secara resmi oleh Headmaster, dimeriahkan dengan penampilan trio vokalis Alka, Ifqi Zahwa Pratiwi, Maulida Marisa Qonita, dan Nafisa Siti Ghaida yang melantunkan lagu-lagu Sunda : Mojang Priangan, Manuk Dadali, dan Es Lilin.

Usai pembukaan, siswa-siswi SMA Insan Cendekia Al Kausar menerima pembekalan seputar Keunikan & Keistimewaan Bahasa Sunda dibanding dengan bahasa-bahasa lainnya. Ibu Elis Rosmalia, M.Pd yang juga pupuhu MGMP Sunda Kabupaten Sukabumi berkenan hadir dan menyampaikan materi di hadapan seluruh siswa SMA.

Usai pembekalan materi bahasa, masing-masing kelas menampilkan kebolehannya dalam seni Sunda di hadapan para juri dan guru-guru serta siswa laiinya. Diantara penampilan yang ditunjukkan berupa drama Sunda, tembang, dan puisi. Kelas terbaik yang dipilih oleh para juri yang terdiri dari Ibu Narinda, Ibu Utari, dan Pak Muhammad Nurul adalah Kelas X IPA.1 disusul terbaik kedua dan ketiga Kelas XII IPA.2, dan XI IPS. Selain dipilih kelas terbaik dalam penampilan seninya, juga guru-guru memilih siswa terbaik secara individu dalam Alka Nyunda tahun 2019 ini. Terbaik kelas X : Raihan Noufaldo Ramadan, kelas XI : Ifqi Zahwa Pratiwi, dan terbaik kelas XII : Alfiannisa Nur Afifah. (wah)