Menghidupkan Kembali Tradisi Rasul Yaitu I’tikaf

Menghidupkan Kembali Tradisi Rasul Yaitu I’tikaf, Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, banyak peluang pahala yang dapat diraih setiap mukmin dari berbagai macam ibadah yang dijalankan di dalamnya. Tak kalah penting dari ibadah lain, i’tikaf adalah salah satu bentuk ibadah yang dicontohkan Rasulullah SAW, bahkan menurut riwayat, pada tahun menjelang wafatnya, beliau beri’tikaf Ramadhan selama 20 hari, hitungan dua kali lipat dari kebiasaan i’tikaf beliau di tahun-tahun sebelumnya.

2016.06.12 I'tikaf 2

Dengan niat meneladani & menghidupkan sunnah Rasul SAW serta menggali nilai-nilai di dalam I’tikaf, panitia amaliyah Ramadhan 1437 H, mewajibkan seluruh siswa-siswi beriku guru dan pembina dalam durasi 3 hari 2 malam untuk beri’tikaf. Mulai Ahad 12 Juni 2016/7 Ramadhan 1437 H sampai dengan Selasa 14 Juni 2016/9 Ramadhan 1437 H, siswa-siswa SMP Internat Al Kausar dan SMA Insan Cendekia Al Kausar beri’tikaf di 3 masjid berbeda. Siswa Putra SMA beri’tikaf di masjid Al Ihsan Caringin Lebak Sukabumi, siswa putera SMP bertempat di Masjid Abdurrahman bin ‘Auf Pesantren Tahfizh Darussofa, Ciburayut, Cijeruk, Bogor. Adapun siswi SMP dan SMA beri’tikaf di masjid Asy-Syifa Al Kausar.

Berbagai macam agenda i’tikaf disusun oleh panitia, seperti Kajian Fiqh I’tikaf, Kajian Keutamaan Al Quran, Kajian Asmaul Husna, menonton film Musafir ma’al Quran Syekh Fahad Al Kandari, hingga kegiatan rutin lain seperti salat berjamaah, tilawah, salat tarawih & witirnya, pembacaan al ma’tsurot, dan taushiyah diniyyah. Variasi kegiatan yang dilaksanakan cukup membantu peserta i’tikaf untuk tidak bosan berlama-lama berada di dalam masjid.

2016.06.12 i'tikaf 10

Selain kegiatan-kegiatan tersebut, agar tali ukhuwah antara peserta i’tikaf beserta Al Kausar secara lembaga terjalin erat dengan masyarakat sekitar masjid tempat i’tikaf, maka panitia mengadakan bakti sosial berupa santunan bagi anak yatim dan dhuafa, bahkan peseta i’tikaf SMA menambahkan kegiatan baksos ini dengan menggelar pasar murah sandang layak pakai.

Dalam salah satu sesi taushiyahnya, Ust H Abdul Aziz, Lc selaku penanggung jawab kegiatan amaliyah Ramadhan menggarisbawahi pentingnya sunnah i’tikaf dihidupkan kembali oleh kita sebagai calon pemimpin umat masa depan, hal ini karena pada kenyataannya masyarakat awam masih merasa asing dengan aktifitas i’tikaf. (wah)

2016.06.12 I'tikaf 6

Save

Save

Save