OHARA

Seperti tahun-tahun yang lalu, SMP Internat Al Kausar dan SMA Insan Cendekia Al Kausar diundang dalam ajang lomba iptek, bahasa dan seni bertajuk OHARA atau Olimpiade Humaniora Nusantara. Di tahun ini SMP dan SMA IC Al Kausar mengirimkan dua ajang lomba, serta tiga Finalis. Kedua ajang tersebut adalah Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), dimana PELITA (Peneliti Al Kausar) mengirimkan 1 Tim LKTI SMP Internat Al Kausar atas nama Farah Nabilah Putri Pasah, Batrisyia Zahrani Ananto dan Salsabila Putri A dan 1 Tim LKTI SMA Insan Cendekia Al-Kausar atas nama Amyra Ikbar Putri Miftah, An Nisa Azzahra, dan Dhyan Fateha.

Kontingen lainnya adalah Finalis Story telling SMP Internat Al-Kausar dan Finalis Stori telling SMA IC Al-Kausar. Satu finalis lainnya di raih oleh LKTI SMA IC Al-Kausar sedangkan SMP Internat Al-Kausar berhenti di babak penyisihan dan tidak berlanjut di babak Final. Pada Ajang LKTI OHARA 2015 yang dilaksanaakan pada tanggal 27 Oktober 2015, Tim LKTI SMA IC Al-Kausar maju presentasi pada urutan ke tiga dari sepuluh peserta Finalis. Membawakan naskah LKTI berjudul “ Permainan Monatrisna (Modifikasi Permainan Tradisional Sunda) sebagai alternatif permainan anak menumbuhkan karakter Cinta budaya sunda di era Digital Native”.

Saat presentasi dapat dibawakan dengan baik, pertanyaan juri dijawab dengan baik, meskipun juri banyak melontarkan kritik kekurangan dari inovasi mereka. Di Final lawan-lawan Tim SMA IC Al-Kausar memang cukup berat dan sudah langganan ikut kegiatan ini dari tahun ke tahun, bahkan sudah berkali-kali menang di ajang ini. Akhirnya pengumuman pun disebutkan di akhir acara Olimpiade Humaniora Nusantara (OHARA) 2015. Tim SMA IC Al-Kausar belum berhasil juara. Kalau kata pak Fathuri dalam kaidah seven habits, mereka baru di halte, belum di terminal. Artinya tujuan akhir bukan lomba ini, tapi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) nanti.

Menurut pembimbing sekaligus pendamping, bapak Bahar Sungkowo S.Pd, “mereka masuk finalpun merupakan prestasi puncak,maru mengirim langsung finalis”, itu prestasi menggembirakan mengingat mereka baru kelas X dan baru mengikuti ajang LKTI dibandingkan lawan-lawan mereka di Final yang rata-rata kelas XII, mereka sangat bersemangat dan bersungguh-sungguh. Masuk final saja sudah prestasi puncak. Semoga di ajang OPSI yang merupakan terminal prestasi awal mereka , dapat meraih prestasi juara Nasional. Terima kasih disampaikan kepada Ustadz Sandy Husein Abdullah yang membantu dalam powerpoint presentation dan ustadz Ono Imron Rosadi dalam penyiapan poster dan banner lomba. Terima kasih Amyra dan tim, telah menyumbangkan prestasi buat sekolah dan PELITA. Semoga dikesempatan lain prestasinya lebih baik lagi. Amin… ( BSW ).