Setelah berlatih sekitar hampir 6 bulan lamanya, siswa-siswi Al Kausar Boarding School yang diwajibkan mengkuti minimal salah satu cabang seni tiba pada saatnya untuk menampilkan kebolehan di hadapan kawan-kawannya, guru, orang tua, manajemen hingga ketua pembina Yayasan Al Kausar.

Ya, di hari Ahad 25 November 2018 lalu yang bertepatan dengan Hari Guru, siswa-siswa Al Kausar mempertontonkan kemampuannya di atas pentas dalam tajuk Festival Budaya Indonesia (FBI). Ketrampilan seni yang mereka tampilkan : Marawis (kelas 10 & 11), Band (kelas 11), Tari Saman (campuran, peserta ekskul Tari Saman), Paduan suara ekskul vokal yang menyanyikan lagu Sunda Manuk Dadali, dan Drama oleh peserta ekskul drama yang membawakan cerita asal Jawa Barat.

Tidak kalah hebatnya, siswa-siswi yang mengikuti cabang seni melukis, kaligrafi, maupun fotografi, mereka pun diberi ruang untuk menampilkan hasil karya mereka di ruang pameran. Para pengunjung bisa melihat hasil karya mereka ini sesaat sebelum memasuki auditorium, tempat FBI digelar.

Dalam sambutannya, Headmaster Al Kausar Bapak H Supriyatin, M.Pd. mengungkapkan kebahagiaannya, karena Kegiatan OSIS setiap tahun selalu berkembang dan mengahadirkan konsep acara yang baru. Berbekal evaluasi periode sebelumnya, yang sudah baik dipertahankan dan terus ditingkatkan. Hal ini menjadi indikasi bahwa salah satu modal untuk menjadi pemimpin di masa depan sudah dimiliki siswa Al Kausar, yakni selalu berinovasi dan mengembangkan kreatifitas. Selain itu rasa hormat kepada guru2 juga menunjukkan akhlak seorang pemimpin yang telah dimiliki siswa2 Al Kausar. Jiwa enterprenurship juga mulai diasah dengan diselenggarakannya kegiatan market day yang dilaksanakan secara bersamaan dengan agenda Festival Budaya Indonesia dan Peringatan Hari Guru Nasional.

Di penghujung acara, secara serempak siswa-siswi Al Kausar menyerahkan bunga tanda kasih dan cinta mereka kepada segenap guru. Tak ketinggalan secara khusus bunga berukuran besar diserahkan kepada Bunda Yayuk yang selama ini telah menunjukkan dedikasinya terhadap pendidikan di Al Kausar. (wah)