November 2025 menjadi momen membanggakan bagi keluarga besar SMP Internat Al Kausar ketika tiga siswa—Ananda Fathan (Kelas 9.1), Dimas (Kelas 9.1), dan Raihan (Kelas 8.1)—berhasil menorehkan prestasi gemilang pada ajang Olimpiade Matematika Fathan Mubina Bogor (ODEMA). Diselenggarakan setiap tahun oleh Pondok Pesantren Fathan Mubina (PPFM) di Ciawi, Bogor, kompetisi ini mempertemukan siswa tingkat SD dan SMP mitra se-Jabodetabek untuk mengasah logika, penalaran, serta ketangguhan mental dalam suasana persaingan yang sehat dan menantang.

Prestasi yang berhasil mereka torehkan dalam ajang bergengsi tersebut, yaitu Ananda Fathan meraih Juara 2, Dimas menyusul dengan Juara 3, dan Raihan mengukuhkan konsistensi performa dengan Harapan 1. Pencapaian berlapis ini menjadi cermin kualitas pembinaan matematika yang sistematis—mulai dari pemantapan konsep, latihan soal bertingkat kesulitan, hingga simulasi lomba yang menuntut kecepatan, ketelitian, dan manajemen waktu.
ODEMA dikenal bukan hanya menguji kemampuan berhitung, tetapi juga higher-order thinking skills (HOTS) seperti analisis pola, generalisasi, dan strategi pemecahan masalah. Di sinilah ketekunan latihan dan keberanian mengambil keputusan logis dalam waktu terbatas menjadi pembeda utama. Para peserta ditantang untuk memilih pendekatan paling efisien, meminimalkan kesalahan, dan tetap tenang ketika berhadapan dengan soal-soal berlevel olimpiade.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa prestasi tidak hadir secara tiba-tiba. Ia lahir dari disiplin, ketekunan, dan keberanian melangkah meskipun jalannya tidak selalu mudah. Jam-jam belajar tambahan, kajian ulang kesalahan (error log), dan budaya saling menguatkan antarteman menjadi ekosistem penting yang mengantar mereka ke podium. Dukungan guru pembina serta orang tua yang konsisten pun memainkan peran krusial dalam menjaga ritme belajar dan motivasi.
Lebih dari sekadar piala, capaian ini adalah pijakan strategis menuju masa depan yang lebih cerah—membangun portofolio akademik, menumbuhkan growth mindset, dan memantik minat riset di bidang sains. Semoga semangat Ananda Fathan, Dimas, dan Raihan menjadi inspirasi bagi teman-teman lainnya di SMP Internat Al Kausar, untuk berani bermimpi lebih besar, bekerja lebih cerdas, dan terus mengukir prestasi di panggung-panggung kompetisi berikutnya.




