Pada tanggal 30 Mei 2025, siswa kelas 8 putra dan putri SMP Internat Al Kausar melaksanakan kegiatan proyek ketiga dari P4MD (Project Penguatan Profil Pemimpin Masa Depan). Proyek kali ini mengangkat tema Kearifan Lokal dengan subtema Tresno (Traditional Indonesian Food) yang bertujuan untuk menguatkan kecintaan siswa terhadap makanan khas nusantara.

Al Kausar semakin mengokohkan posisinya sebagai sekolah pemimpin masa depan. Kegiatan ini diinisiasi sebagai respon terhadap fenomena viralnya makanan dari negara lain seperti sushi, kimbab, dan topokki. SMP Internat Al Kausar ingin menumbuhkan kebanggaan siswa terhadap kuliner lokal yang kaya akan cita rasa dan nilai budaya. Melalui proyek ini, siswa diajak untuk tidak hanya mengenal, tetapi juga mempraktikkan proses memasak makanan tradisional khas Indonesia.
Kegiatan berlangsung di Kampoeng Kita dan dimulai dengan sesi brainstorming dalam kelompok kecil, di mana siswa berdiskusi tentang berbagai jenis makanan tradisional dan merancang presentasi. Minggu berikutnya, siswa memulai aksi dengan berjalan kaki ke sekitar lingkungan Al Kausar untuk berbelanja bahan makanan, sekaligus mengajarkan kemandirian dan kerja sama tim.
Setelah itu, mereka memasak didampingi fasilitator, lalu mempresentasikan hasil masakan kepada kelompok lain. Makanan yang dibuat tidak hanya dinilai dari rasa, tetapi juga dari kreativitas penyajian dan cara siswa menjelaskan nilai budaya dari kuliner tersebut.
Proyek ini juga menjadi sarana untuk membentuk karakter siswa yang berintegritas, bertanggung jawab, disiplin, peduli, dan mampu bekerja sama. Dengan pendekatan menyenangkan namun sarat nilai, SMP Internat Al Kausar berhasil menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penting dalam menanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal.
Melalui P4MD, Kami terus menegaskan komitmen dalam membentuk pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakar kuat pada budaya dan nilai-nilai bangsa.
Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan antar siswa serta melatih kemampuan komunikasi dan presentasi mereka. Antusiasme terlihat dari semangat peserta saat memasak dan menyampaikan hasilnya. SMP Internat Al Kausar terus mendorong peserta didiknya untuk mencintai budaya sendiri sebagai bagian dari identitas nasional.



