7b725bbe-5276-4dc5-92e4-7d7cf4d0037f

Rabu, 15 Februari 2017 sebanyak 47 siswa siswi kelas 10 SMA Insan Cendekia Al Kausar berkesempatan belajar di Kesatuan Adat Banten Kidul Kasepuhan Sinar Resmi Cisolok Sukabumi. Kegiatan pembelajaran yang merupakan program kurikuler muatan lokal Bahasa Sunda ini dirangkaikan dalam agenda Pekan Topik Terintegrasi 13-17 Februari 2017.

Perjalanan dari Al Kausar ke Desa Sinar Resmi membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam perjalanan mobil. Setelah itu, untuk menuju kawasan Kasepuhan Sinar Resmi, siswa-siswi pun terlebih dahulu harus berjalan kaki sepanjang kurang lebih 2 km, ini mengingat kendaraan sekolah yang membawa mereka tidak cukup untuk memasuki kawasan tersebut. Namun demikian, tampak keceriaan di raut wajah mereka terutama setelah tiba di kawasan kasepuhan yang terlihat unik, asri, dan damai. Bangunan-bangunan yang ada di kawasan ini terlihat khas dan bersahaja. Yang banyak menarik perhatian adalah bangunan yang bernama LEUIT atau lumbung padi.

Sebelum agenda utama menyimak presentasi Abah Asep seputar Kasepuhan Sinar Resmi, siswa-siswi peserta Studi Tur yang sudah dibekali panduan lembar kerja ini dibagi menjadi 9 kelompok. Mereka mendiskusikan dan menyiapkan pertanyaan-pertanyaan dengan bahasa Sunda yang akan diajukan kepada Abah melengkapi keterangan Abah.

2017.02.15 ST Sunda Sinarresmi 4

2017.02.15 ST Sunda Sinarresmi 1

Dalam sajiannya, Abah Asep Nugraha sebagai pupuhu utama Kasepuhan menyampaikan banyak hal seputar nilai-nilai kehidupan yang diwariskan leluhurnya. Tradisi yang menjadi wasiat untuk tetap dilestarikan adalah sistem pertanian menanam padi. Menurut Abah, menanam padi yang di Kasepuhan hanya dilakukan selama setahun penuh, sarat dengan nilai-nilai kehidupan. Rangkaian prosesi menanam padi yang berjumlah 17 tahapan mulai dari Narawas (menandai lokasi yang akan dijadikan lahan huma) hingga Salametan, dilakukan dengan sepenuh hati dan terprogram dengan baik. Puncakanya sebagai rasa kesyukuran kepada Allah SWT atas nikmat bumi berupa padi, diadakanlah Seren Taun.

Kesatuan Adat Banten Kidul Kasepuhan Sinar Resmi, sebagai salah satu situs penting budaya Sunda, dan termasuk cagar budaya bangsa Indonesia memang seharusnya terus dilestarikan sebagai salah satu akar identitas Bangsa Indonesia, terutama dalam menghadapi keniscayaan globalisasi. (wah)

e10a509e-f17b-474d-af08-35df371b0478

2017.02.15 ST Sunda Sinarresmi 3