Lagi, salah seorang guru SMP Internat Al Kausar Bapak Bahar Sungkowo M.Pd diundang mengikuti even nasional. Kali ini Pak Bahar dilibatkan dalam Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Teknis bagi Penulis Sejarah.

Tidak mudah seorang guru diundang mengikuti bimbingan teknis semacam ini. Dalam Bimtek yang diadakan oleh Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pak Bahar harus mengirimkan naskah esai tentang sejarah lokal dan menjalani seleksi dengan pesaing dari beberapa kota di Indonesia seperti, Malang, Semarang, dan Lampung. Dari total calon peserta 1500 peserta, pak Bahar terpilih masuk 300 peserta yang ikut di ketiga kota tersebut.

Alhamdulillah guru yang kerap aktif dalam berbagai agenda level nasional ini mengikuti kegiatan bimbingan teknis di Hotel Semesta Kota Semarang dari tanggal 5 hingga 9 Maret 2018. Sebanyak 100 peserta belajar bagaimana menulis sejarah dengan materi : Pengantar Ilmu Sejarah, Penulisan Sejarah Lokal, Metode Sejarah, Panduan Penulisan dalam Penelitian Sejarah, dan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia). Di akhir materi, seluruh peserta harus menuliskan kerangka penelitian sejarah dan dikumpulkan sebagai post test Bimtek.

Judul kerangka penelitian sejarah yang dituliskan Pak Bahar adalah : Ajaran Washaya Sittah KH Muhammad Masthuro (1901-1968) : Pilar Utama Keberadaan Pesantren Al Masthuriah Sukabumi. Sungguh banyak manfaat yang dirasakan Pak Bahar dalam mengikuti bimbingan teknik, semoga ilmu yang didapatkan dapat diamalkan untuk kebaikan Al Kausar. Amin (BSW)